FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMERINDU KOTA BENGKULU
Abstract
Penyakit diare merupakan penyebab utama kematian kedua pada anak di bawah lima tahun, dan bertanggung jawab untuk membunuh sekitar 525.000 anak setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu bulan Agustus 2019 sebanyak 101 orang. Sampel diambi secara accidental sampling diperoleh sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner pada ibu yang memiliki balita. Pengolahan data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Contingency Coefficient. Hasil penelitian didapatkan: dari 50 sampel terdapat 35 (70,0%) yang berpendidikan menegah dan tinggi, 21 orang (42,0%) yang berpengetahuan cukup, 32 orang (64,0%) yang pemberian MP-ASI tepat waktu, dan 31 orang (62,0%) yang tidak mengalami kejadian diare. Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kejadian diare pada balita, dengan kategori hubungan sedang. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian diare pada balita, dengan kategori hubungan erat. Ada hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dengan kejadian diare pada balita, dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pihak Puskesmas dapat melakukan penyuluhan tentang kejadian diare pada masyarakat agar pengetahuan tentang pencegahan diare meningkat.
Kata Kunci: diare, MP-ASI, pendidikan, pengetahuan,
Full Text:
PDFReferences
Asmirandah, (2020) Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Vidio dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Manajemen Diare di Desa laman Panjang Wilayah Kerja Puskesmas Muara Buat Kabupaten Bungo Jambi 2019 http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/55239
Christy, M. (2014). Faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak. Berkala Epidemiologi, 2 No.3 diakse melalui https://journal.gunabangsa.ac.id/index.php/joh/article/view/35
Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. (2018). Profil kesehatan Provinsi Bengkulu. Bengkulu: Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. (2018). Angka Kejadian Diare di Kota Bengkulu. Kota Bengkulu: Dinas Kesehatan Kota Bengkulu
Ernawati, E, (2013). Hubungan pemberian makanan pendamping asi dini dengan kejadian diare pada bayi usia kurang 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Grabag II Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan. Available at: https://journal.gunabangsa.ac.id/index.php/joh/article/view/35
Hartati, S. 2018. Faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jurnal Endurance 3(2) (400-407), available at: https://www.researchgate.net/publication/326125670
Junita, E. (2014). Hubungan yang signifikan antara status pendidikan ibu dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Maternity and Neonatal Volume 1 No 5 https://media.neliti.com/media/publications/138490-ID-faktor-faktor-yang-berhubungan-dengan-ke.pdf
Kemenkes RI.a. (2017). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kemenkes Republik Indonesia
Kemenkes RI.b. (2017 ). Profil kesehatan Indonesia tahun 2016. Jakarta: Kemenkes Republik Indonesia
Latief. A. (2015). Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: FKM UI
Maharani, O. (2016). Pemberian makanan pendamping ASI dini berhubungan dengan kejadian diare pada bayi umur 0 – 12 bulan di Kecamatan Dampal Utara. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia Vol. 4, No. 2, Available at: https://joernal.almaata.ac.id
Moeliono, R. (2015). Kamus besar bahasa indonesia edisi revisi. Jakarta: EGC
Notoatmodjo, S.a (2014). Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Renika Cipta
Notoatmodjo, S.b. (2014). Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi Edisi Revisi. PT Rineka Cipta : Jakarta.
Suraatmaja. (2014). Kapita Selekta Gastroenterologi Anak. Jakarta: Sagung Seto
Unicef. (2014). Paket Konseling pemberian makanan bayi dan anak. Unicef
Wawan, D. (2014). Teori dan Pengukuran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
WHO. (2017). Diarrhoeal disease. [Online] Available at: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs330/en/[Diakses 20 May 2020
DOI: https://doi.org/10.37638/jsk.29.1.63-71
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Pituari Pituari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JURNAL SAINS KESEHATAN indexed by:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703
email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License









_1.png)




